Wah, 45 Wisata Indonesia Masuk Nominasi The New 9 Wonderful

Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 45 daerah wisata yang meliputi gunung, pulau, kepuluan, taman nasional, dan danau di seluruh Indonesia kini masuk nominasi The New 9 Wonderful.

Menurut Daniel Kumindong, Presiden The New 9 Wonderful, dari seluruh nominasi tersebut akan diambil 9 terbaik sesuai pilihan dari masyarakat seluruh dunia. “Program ini dibuat sebagai bentuk kebanggaan terhadap tempat wisata di Indonesia,” ujarnya, Sabtu (1/3/2014).

Meski namanya mirip dengan New 7 Wonders, Daniel memastikan bahwa program ini berbeda dengan sebelumnya.

Menurut dia, program ini diadakan oleh lembaga di dalam negeri yang sudah bekerja sama dengan Kemenparekraf. Sembilan lokasi The New 9 Wonderful akan ditentukan melalui voting di website dan media sosial yang akan dimulai pada pertengahan 2015.

Nominasi yang masuk meliputi kategori gunung ada 7 lokasi, kategori alam 7 peserta, kategori kepulauan 10 peserta, kategori danau 7 lokasi, kategori pulau 9, dan kategori umum 5 lokasi. Pemilihan daerah wisata didasarkan atas pertimbangkan keterwakilan 33 provinsi di Indonesia.

Selain itu, berdasarkan referensi dari Kemenparekraf. “Sebenarnya bnyak tetapi harus disinkronkan dengan berbagai pihak, akhirnya sebanyak itu nominasinya,” jelasnya.

Sayangnya, Daniel belum bersedia menyebutkan nama-nama daerah wisata yang masuk nominasi, dan baru akan diumumkan dalam waktu dekat. “Drawing akan diadakan pada 27 September 2014 sekaligus akan diumumkan nama-namanya dan logo,” terangnya. Pihaknya sengaja menyiapkan waktu satu tahun agar sosialisasinya berjalan dengan baik.

Sumber : bisnis.com

Bus Pariwisata Badrun Jaya Transport | @POBJTransport | 089658573109

Pembangunan Jalan Tol Bandung – Banjar Mulai 2015

BANJAR, (PRLM).- Pembangunan ruas baru jalan tol Bandung – Tasikmalaya hingga Kota Banjar bakal dilaksanakan mulai tahun 2015. Keberadaan jalan tol tersebut tidak ada kaitannya dengan rencana pemerintah membangun jaringan baru Jalur Lintas Selatan Selatan Jawa.

“Mudah-mudahan tidak meleset, sesuai perencanaan, pembangunan jalan tol tersebut bakal berlangsung mulai Tahun 2015. Saat ini, untuk sektor tersebut masih dilakukan studi kelayakan,” kata Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Guntoro, Kamis (13/3/2014).

Dia mengungkapkan hal itu usai Pengukuhan Dewan Pengurus Korpri Kota Banjar periode 2013-2018. Kegiatan berlangsung di Aula Setda Kota Banjar, sekaligus juga diisi sosialisasi empat pilar kebangsaan yang disampaikan mantan Wali Kota Banjar Herman Sutrisno.

Menurut Guntoro, keberadan jalan tol tersebut bakal memperkuat serta memperlancar transportasi antar wilayah. Hal itu juga mamapu mempersingkat waktu tempuh, dari Bandung – Kota Banjar. Saat ini waktu tempuh sekitar 3 – 4 jam, dipersingkat menjadi satu jam. Hal itu disebabkan, karena tidak ada lagi hambatan kemacetan.

Selama ini, lanjut dia, biang kemacetan terdapat dibeberapa titik, di antaranya Gentong, Nagrek dan beberapa lokasi lain. Akibatnya aliran transportasi antar wilayah tersebut terhambat. Bahkan, pembangunan ruas jalan di sekitar lokasi kemacetan, belum mampu mengatasi keadaan. .

“Jalan tol akan menjadi jawaban mengatasi kemacetan, sehingga semua arus kendaraan berjalan lancar.Banyak manfaat yang bakal dihasilkan dari infrastruktur itu,” tuturnya.

Lebih lanjut Guntoro mengatakan, bahwa pembebasan lahan merupakan salah satu hal yang bakal menjadi kendala atau memperhambat pembangunan jalan tol. Hal itu disebabkan karena proses untuk pembebasan membutuhkan waktu lama. “Berdasar pengalaman, pembebasan lahan, merupakan salah satu kendala proses pembangunan jalan tol. Saya percaya semua bisa diselesaikan. sebab keberadaan jalan tol juga untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Dia juga menyatakan bahwa keberadaan jalan tol Bandung – Tasikmalaya – Kota Banjar, tidak ada keterkaitannya dengan pembangunan Jalur Lintas Selatan Selatan (JLSS) Jawa. Meski demikian, lanjutnya, antara dua infrasturktur tersebut saling melengkapi. Hal itu disebabkan karena keberadaan jalan tol maupun JLSS dapat membuka serta meningkatkan pembangunan di daerah. JLSS, menjadi penghubung dengan Provinsi Jawa Tengah, akan tetapi juga sampai Jawa Timur.

“Nantinya JLSS akan menghubungkan seluruh daerah. Saya kira nantinya juga bakal diikuti dengan munculnya perkembangan serta pertumbuhan pusat perekonomian di berbagai wilayah.” tutur Guntoro.

Sumber : pikiran-rakyat.com

Bus Pariwisata PO Badrun Jaya Transport | @POBJTransport | 089658573109